"Anehnya mengingat sudah
sebulan aku tak melihatmu.
Telah kulihat bulan baru,
tapi bukan dirimu.
Kulihat matahari terbenam dan terbit,
tapi bukan wajah cantikmu."
"Pecahan hatiku begitu kecil hingga
bisa melewati lubang jarum."
Kurindukan dia seperti matahari
merindukan bunga.
Aku merindukanmu seperti
Seperti matahari merindukan
bunga di musim dingin.
Bukannya keindahan yang terpancar...
melainkan hati yang mengeras
seperti dunia membeku...
di mana ketiadaanmu mencampakkanku."
Aku akan terasa hampa dan
dingin jika kau tak ada di sana."
"Harapan memanduku."
"Membantuku melewati siang hari
dan khususnya malam hari.
Harapan bahwa saat kau
hilang dari pandanganku...
...itu bukan terakhir kalinya
aku melihatmu."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar