kami
by Annisa 'nisa' Adzaningtias on Sunday, January 9, 2011 at 10:52pm
malam yang singkat, amat terasa singkat
beludru merah itu yang akhirnya berkomentar
sedangkan..
aku (dia) semakin larut dalam hitungan, detik
aku (dia) tak perlu lagi memakai celak legam yang coraknya mampu mengerutkan paru
aku (dia) semakin paham apalah arti kegigihan, kesungguhan hati, seperti mentari pada cahayanya
kini..
tidak lagi aku (dia) atau bukan siapa-siapa
melainkan kami
dua jasadiah
dua beda tebal tipisnya rambut
dua beda datang dan akhirnya masa
dua beda tinggi rendahnya kicauan usia
yaa, malam yang begitu singkat.. terasa amat singkat
karena bukan lagi aku (dia)
melainkan kami
kami
aku (dia)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar