PROPOSAL EVALUASI PROGRAM
KINERJA TENAGA PENDIDIK DAN PROSES PEMBELAJARAN
DI SMK BINA INSANI LIGUNG
Sebuah studi tentang pengaruh peraturan pemerintah no.19 tahun 2005 terhadap kinerja pendidik dan tenaga pendidik dalam kegiatan pembelajaran
Disusun dalam rangka memenuhi salah satu tugas mata kuliah Evaluasi Program
Dosen Mata Kuliah:
Drs. Zaenal Arifin, M.Pd.
Dr. Deni Kurniawan, M.Pd
Disusun Oleh:
Agus Wijaya
0805433
JURUSAN KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2011
1. PENDAHULUAN
a. Rasionalisasi
Alasan logis mengenai perlunya evaluasi program pada kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam peningkatan prestasi siswa serta kriteria pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental, serta pendidikan dalam jabatan.
Secara konsepsi evaluasi program adalah serangkaian proses kegiatan yang sengaja dilakukan dengan menggunakan model, pendekatan dan prosedur tertentu untuk mengetahui tingkat keberhasilan progam yang telah dilaksanakan.
Dari definisi diatas, dapatlah kita tarik kesimpulan mengenai beberapa alasan logis mengenai evaluasi program kinerja pendidik dan tenaga kependidikan :
1. PP No.19 tahun 2005 sudah berjalan selama lima tahun namun adakah peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan dalam melaksanakan rangakaian pembelajaran.
2. untuk mengetahui terhadap tingkat keberhasilan pendidik dan tenaga kependidikan di SMK BINA INSANI dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pemebelajaran.
3. Dengan dievaluasi maka kita akan melihat dimanakah letak yang kurang dan yang bisa dikembangkan menjadi baik kedepannya.
a. Tujuan evaluasi program
Tujuan umum
Tujuan evaluasi program adalah untuk mengetahui keberhasilan dari suatu program yang dijalankan dan untuk membuat rekomendasi pengembangan program yang bersangkutan.
Tujuan khusus
Tujuan khusus dari proses evaluasi progam sebagaimana dipaparkan oleh Pak Zaenal Arifin dalam Bukunya yang berjudul Evaluasi Pembelajaran, diantaranya:
1. Mengetahui kualitas pendidik dan tenaga kependidikan
2. Mengetahui peningkatan prestasi siswa.
b. Manfaat Evaluasi
Adapun manfaat evaluasi secara praktis diharapkan dapat memiliki kemanfaatan sebagai berikut:
a. Masukan kepada pihak Smk Bina Insani mengenai hasil survey terhadap kepuasan dan peningkatan siswa dalam pembelajaran.
b. Bahan informasi bagi siapapun yang mau membaca hasil evaluasi ini
c. Bagi evaluator sendiri, hasil evaluasi program ini akan menjadi bahan pertimbangan tersendiri ketika melakukan evaluasi terhadap sebuah program berikutnya.
c. METODE
a. Sumber data
Sumber data saya peroleh dari hasil interview kepada para siswa Smk Bina Insani yang dipilih secara acak.
b. Alat pengumpul data
Adapun untuk melengkapi proses pengumpulan data, maka saya menggunakan instrument angket.
c. Analisis data
Analisis data yang saya lakukan adalah dengan menggunakan analsis data kualitatif. Sementara proses pengumpulan datanya adalah dengan mewawancarai para siswa SMK Bina Insani yang di tentukan pemilihannya secara acak.
Selain dengan cara mewawancarai, teknik pengambilan datanya saya lakukan dengan pemberian angket pertanyaan kepada para pengunjung yang terpilih.
2. DESKRIPSI PELAKSANAAN OBSERVASI
Observasi program yang saya lakukan ini. Diawali dengan menyusun proposal observasi, kemudian dilanjutkan dengan menyusun angket, selanjutnya memperbanyaknya. Adapun jumlah angket yang saya perbanyak sebanyak dua puluh angket (18 angket).
Sasaran dari observasi yang saya lakukan adalah para Siswa Smk Bina Insani, yang datanya diambil secara acak, yaitu sebanyak 18 orang. Mereka diminta untuk mengisi angket yang telah diberikan. Responden yang saya ambil secara acak ini berasal seluruh kelas Smk Bina Insani.
Setelah data diisi oleh responden, kemudian datanya saya klasifikasikan berdasarkan pilihan jawaban soal angket yang saya buat. Langkah selanjutnya adalah membuat presentase dari dat yang didapatkan, maka selanjutnya adalah menarik kesimpulan dari data yang telah di olah.
3. HASIL-HASIL OBSERVASI
Berikut ini adalah tabel presentase data dari jawaban responden mengenai kepuasan pengunjung terhadap pelayanan perpustakaan.
| No | Alternatif Jawaban | Skor | Ket. Dalam % |
| 1 | Tidak pernah | 8 | 2,96 |
| 2 | Pernah | 64 | 23,74 |
| 3 | Cukup Sering | 84 | 31,05 |
| 4 | Sering | 76 | 28,15 |
| 5 | Sangat Sering | 38 | 14,10 |
| | Total | 270 | 100 |
Pendapatan hasil persentase didasarkan pada jumlah soal angket ada 15 pertanyaan. Dengan jumlah responden sebanyak 18 orang. Sehingga terdapat total skor sebanyak 270.
Dari tabel diatas, secara sekilas pun kita dapat langsung menyebutkan bahwa :
1. Siswa yang merasa “tidak pernah” mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan PP.19 tahun 2005 dengan total persentasenya adalah sebanyak 2,96 %.
2. Siswa yang merasa “pernah” mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan PP.19 tahun 2005 dengan total persentasenya adalah sebanyak 23,74%.
3. Siswa yang merasa “Cukup sering” mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan PP.19 tahun 2005 dengan total persentasenya adalah sebanyak 31,05%.
4. Siswa yang merasa “sering” mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan PP.19 tahun 2005 dengan total persentasenya adalah sebanyak 28,15%.
5. Siswa yang merasa “sangat sering” mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan PP.19 tahun 2005 dengan total persentasenya adalah sebanyak 14,10%.
Berdasarkan data diatas maka kita dapat menyimpulkan bahwa kinerja tenaga pendidik di SMK BINA INSANI Cukup sering memberikan pembelajaran yang sesuai dengan PP. no.19 tahin 2005.
4. REKOMENDASI UNTUK TENAGA PENDIDIK SMK BINA INSANI
Melihat dan membaca data pada tabel persetase akan kinerja tenaga pendidik di Smk Bina Insani para siswa cukup sering mendapatkan pembelajaran yang sesuai dengan PP. no.19 tahin 2005. Maka berikut ini saya mencoba menuliskan beberapa rekomendasi atau catatan yang diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan kinerja tenaga pendidik di Smk Bina Insani.
1. Peningkatan kinerja dalam hal kedisiplanan waktu, terutama jam mengajar yang harus lebih di efektifkan.
2. Terus lakukan inovasi bentuk pembelajaran agar wawasan tenaga pendidikan lebih luas dan mendalami apa yang di ajarkan.
3. Terus berupaya untuk kreatif dalam mengemas dan memberikan pembelajaran.
4. Terus memperbaiki system atau sarana yang fisik yang sangat mempengaruhi kenyamanan pembelajaran.
5. Lakukan pemberian penghargaan untuk tenaga pendidikan agar mereka bisa terus memberikan pembelajaran yang terbaik.
5. PENUTUP
Alhamdulillah, laporan ini telah selesai saya susun. Dan semoga bermanfaat. Berikut ini adalah kesimpulan hasil observasi yang telah saya lakukan dan juga saran untuk observer selanjutnya serta untuk pihak terkait dengan observasi yang telah saya lakukan ini.
Simpulan hasil observasi
Dari data yang berhasil saya kumpulkan dan kemudian di olah. Maka dapa disimpulkan bahwa:
Ø siswa merasa “Cukup sering” mendapatkan pembelajaran total persentasenya adalah sebanyak 31,05%.
Ø Siswa yang merasa “sering” mendapatkan pembelajaran yang dengan total persentasenya adalah sebanyak 28,15%.
Ø Siswa yang merasa “pernah” mendapatkan pembelajaran dengan total persentasenya adalah sebanyak 23,74%.
Ø Siswa yang merasa “sangat sering” mendapatkan pembelajaran dengan total persentasenya adalah sebanyak 14,10%.
Ø Siswa yang merasa “tidak pernah” mendapatkan pembelajaran dengan total persentasenya adalah sebanyak 2,96 %.
Saran-saran
Demikian laporan observasi tentang kinerja tenaga pendidik Smk Bina Insani telah saya susun. Mohon maaf atas kekurangannya dan mohon kritik dan sarannya agar bisa melakukan evaluasi program dengan lebih baik lagi.
Semoga simpulan dari hasil observasi ini bisa bermanfaat semua pihak. Khususnya bagi tenaga pendidik Smk Bina Insani untuk mengevaluasi hasil kerjanya selama ini. Dan untuk perbaikan kedepannya. Sehingga tingkat pmebelajaran dapat lebih baik dan sesuai dengan standard nasional pendidikan yan telah ditetapkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar